SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Lebih Seram Dari Matahari Terbit di Utara, Ilmuwan Urai Fakta Kiamat Datang di Sungai Ini!

BAGIKAN :

Ilustrasi kiamat. Foto: Twitter

Corpsnews, Jakarta – Belakangan publik dihebohkan dengan fenomena terbitnya matahari dari utara di Sulawesi Selatan yang dihubungkan sebagai pertanda datangnya kiamat. Terkini, ilmuwan menemukan fakta lain soal kiamat yang tandanya mulai muncul di Sungai Nil dan Eufrat.

Hal itu lantaran tim ilmuwan menemukan fakta mengejutkan, yakni separuh sungai di seluruh dunia diprediksi bakal berhenti mengalir secara berkala atau mengering sepanjang tahun.

Temuan itu diungkapkan berdasarkan studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari McGill University. Pihaknya mengklaim menemukan adanya kemungkinan bahwa sejumlah sungai bakal mengalami kekeringan, bahkan dapat ditemukan di semua iklim dan benua, mulai dari Himalaya hingga India. Selain itu, sungai terpanjang di dunia, Sungai Nil, juga akan memiliki bagian yang berhenti mengalir dari waktu ke waktu.

Ilustrasi kiamat. Foto: searchenginejournal
Ilustrasi kiamat. Foto: searchenginejournal | Lebih seram dari matahari terbit di utara, ilmuwan urai fakta kiamat di sungai ini

Berdasarkan laporan AFP, para ilmuwan mengklaim perubahan iklim adalah penyebab utama fenomena tersebut, selain penggunaan air yang berlebihan untuk aktivitas manusia sehari-hari dan pertanian. Di antara sungai-sungai besar yang terkena dampak termasuk Sungai Nil, Indus dan Colorado.

“Aliran sungai diperkirakan akan terus terpengaruh dalam beberapa dekade mendatang karena perubahan iklim global dan konsumsi air yang berlebihan,” ujar pemimpin peneliti Bernhard Lehner, dikutip pada Minggu, 20 Juni 2021.

“Diperkirakan 51 hingga 60 persen dari sungai sepanjang 62.764 kilometer di bumi telah berhenti mengalir secara berkala atau mengering sepanjang tahun,” sambungnya.

BACA JUGA:

Pendaki Gunung Lawu Diduga Terserang Hipotermia, Dievakuasi Tim SAR

 

Kiamat memang sudah dekat!

Di samping fenomena yang bikin gemar itu, baru-baru ini penelitian terbaru yang dilakukan oleh NASA dan Universitas California juga berhasil mengungkap fakta bahwa kiamat memang sudah dekat. Kedua lembaga itu telah meneliti sistem sungai di Timur Tengah.

Sungai Nil. Foto: BBC
Sungai Nil. Foto: BBC

“Para ilmuwan menemukan selama tujuh tahun terakhir sejak tahun 2003, debit air sepanjang sungai Tigris dan Eufrat dari mulai Turki, Suriah, Irak dan Iran, telah kehilangan sebanyak 144 juta kilometer kubik, artinya sungai ini semakin mengering,” ujar Irvine dari ilmuwan NASA dan Universitas California, Amerika Serikat, dalam siaran pers.

Bersama para peneliti lainnya, pihaknya menjelaskan bakal ada pengurangan debit air sebanyak 60 persen lantaran adanya pompa air yang terus menghisap air tanah.

Pengeringan sungai juga dilaporkan terjadi di iklim tropis dan Arktik, di mana sungai membeku sepanjang tahun.(hops)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *