Jejak Digital BEM UI Di Juluki Asuhan Cikeas Dan FPI ,Ini Klarifikasi Leon

SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :

Corpsnews.co Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Leon Alvinda Putra mengalami perundungan di media sosial. Unggahan lama Leon dibuka oleh sejumlah pendengung pro pemerintah di Twitter. Diantaranya isu kalau Leon adalah asuhan Cikeas dan juga pembela Front Pembela Islam. Hal in menjadi marak-pasca BEM UI mengunggah kritikan ‘The King of Lip Service” kepada Presiden Joko Widodo,

Salah satunya, unggahan Leon bertanggal 25 Juni 2013 yang berisi pernyataan diundang ke Istana Negara bertemu dengan ibu negara Ani Yudhoyono saat kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lantas Leon diberikan julukan ‘Asuhan Cikeas’ oleh warganet di media sosial diantaranya di twitter.

Baca Juga : 

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Ari Kuncoro Korupsi ..

 

Menjelaskan unggahan tersebut, Leon mengatakan, saat itu ia masih kelas 2 SMP. Ia memang mendapat kesempatan ke Istana karena menang lomba karya tulis.

“Tahun 2013, saya masih kelas 2 SMP di SMPN 1 Grogol Sukoharjo. Alhamdulillah menang juara 3 di bidang karya tulis dalam lomba penyuluhan sanitasi yang diadakan Satker PPLP Jawa Tengah,” ujar Leon

Lebih lanjut, diungkap Leon, saat itu dirinya tengah mengikuti jambore sanitasi nasional di Jakarta yang juga dikukuhkan oleh Ani Yudhoyono di Istana.

Saya pun mengikuti jambore sanitasi nasional di Jakarta dan dikukuhkan oleh ibu Ani di Istana Negara,” kata Leon.

Leon juga mengklarifikasi tuduhan para buzzer yang menyebutnya pro terhadap FPI. Sebab, BEM UI diketahui mengkritik kebijakan pemerintah yang membubarkan ormas FPI tanpa melalui pengadilan.
Leon bercerita, sikap BEM UI terkait pembubaran FPI dikeluarkan pada tanggal 3 Januari 2021 yaitu pada ujung kepengurusan BEM UI 2020.

 Baca Juga : 

 

Dulu Cinta Dan Kini Bak Musuh Fetdinan Hutahaea Membela Hisbut Tahrir Indonesia atau HTI

“Saya sudah terpilih sebagai ketua BEM UI 2021, tapi belum sertijab/dilantik (terlaksana pada tanggal 10 Januari),” tutur Leon
Leon menambahkan, dirinya non aktif dari BEM UI 2020 mulai tanggal 2 Desember 2020 karena mengikuti proses pemilu ketua BEM UI 2021 dan tidak terlibat dalam perumusan sikap pembubaran FPI itu.

“Saya menghargai sikap pengurus BEM UI 2020 tersebut, tapi BEM UI 2021 belum melakukan kajian dan penyikapan terhadap pembubaran FPI,” pungkas Leon. ( hops )

BAGIKAN :
!-- Composite Start -->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *