Berlangsung Tertib Dan Tidak Adanya Kerumunan Dengan Prokes Ketat, Vaksinasi Kejaksaan Tuai Pujian

SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :

Corpsnews – Program Vaksinasi masal yang difasilitasi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur beserta jajaran di Gedung Islamic Center, Surabaya, menuai pujian dari berbagai elemen mayarakat. Pasalnya, pendistribusian Vaksin dilakukan menggunakan metode undangan dengan standard kuota yang selektif.

Dikesempatan yang sama, seorang warga Perumahan Gunungsari Surabaya, Ratih, mengapresiasi kesigapan panitia pelaksanaan vaksinasi gratis di Islamic Center. Ia sebelumnya membayangkan, bakal ada antrian dan kerumunan seperti yang dia lihat selama ini di tempat lain.

“Waktu berangkat sudah membayangkan antrian seperti pelaksanaan vaksin di tempat lain. Ternyata sampai sini, saya kaget banget, tertib pol, dan antrinya juga ga lama,”kata dia.

Baca Juga :

https://www.gemanusantara.id/2021/07/12/ikhtiar-batiniah-hadapi-covid-19-kidung-tirto-suryo-kusumo-gelar-ritual-sigkir-sengkolo/

 

Dia berharap, korps Adhyaksa juga mengadakan program vaksinasi tahap kedua.

“Mudah-mudahan ada vaksinasi kedua ya yang diadakan Bapak dan ibu Jaksa, salut deh untuk mereka,”ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Indra, warga Wiyung Surabaya. Selain tanpa antrian yang lama, peserta juga mendapat snack, handsaniteser serta vitamin. “Luar biasa program ini, terimakasih Kejaksaan,”katanya

Baca Juga : 

Polres 50 Kota dan Disdik Jalin Kerja Sama Terkait Pendidikan Lalulintas

 

Proses vaksinasi tidak memerlukan waktu lama, selain itu masyarakat juga tidak dibuat khawatir karena protokol kesehatan (prokes) dijalankan cukup ketat sehingga meminimalisir penumpukan dan kerumunan peserta.

Kepala Kejaksan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim) M Dhofir mengatakan, vaksinasi massal ini dilakukan untuk memperingatai Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-61 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 21 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi dan jajaran dibawahnya.

Vaksinasi ini menurut Dhofir melibatkan 60 orang dari tenaga kesehatan dengan jumlah peserta mencapai 3.000 orang.

“Peserta vaksinasi sebanyak 3000 peserta dan tenaga Kesehatan 30 dan pembantu 30 personil jadi ada 60 tenaga medis,”terang Dhofir, ( Tim )

BAGIKAN :
!-- Composite Start -->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *