Program Kota Ku Di Kecamatan Banjit Patut Dipertanyakan

SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :

Corpsnews, Waykanan –  Pelaksanaan kegiatan program kota ku di kecamatan Banjit, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung di duga asal- asalan serta mementingkan kepentingan pribadi di bandingkan ke pentingnya umum.

Pelaksanaan program kota ku tingkat kelurahan yang terletak di kecamatan Banjit bermaksud memberikan gambaran tentang bagaimana melaksanakan tahapan penyelenggara program kota ku di tingkat kelurahan.

Sesuai dengan amanat undang-undang dasar 1954 dan rencana pembangunan jangka menengah nasional ( RPJMN ) 2015- 2019 direktorat pembangunan kawasan pemukiman, menetapkan sasaran pembangunan kawasan pemukiman untuk tercapainya pengerasan pemukiman kumuh perkotaan menjadi 0 persen pada tahun 2019.

BACA JUGA:

Paripurna Pembahasan KUA-PPAS APBD 2022 di Gedung DPRD, Ini Penyampaian Pemda Lampura

 

Hasil monitoring TIM di lapangan terlihat pemasangan batu belah hanya selapis batu berdiri selanjutnya di timpah tanah dan selanjutnya barulah di kasih adukkan semen .

Dilapangkan banyak sekali kejanggalan yaitu terlihat dari pemasangan lantai dengan cara satu rolonging pasir lalu di beri semen satu embar diaduk rata dan di hamparkan rata di lantai.
Serta air semen di tumpahkan lalu di kuas untuk terlihat pembangunan tersebut acian semen.

Pada kesempatan KETUA pelaksanaan Poradi mengatakan bahwa pada kegiatan itu panjang dranese sekitar 1693 M.
Serta gorong-gorong 5 unit. Yang tersebar luas di lingkungan 5 rt2. Dan RT 5.

Di minta pihak Tipikor dan kejaksaan agar dapat meng CROS CEK kegiatan tersebut di duga tidak sesuai dengan juknis dalam pelaksanaan.
Untuk lebih detail akan kita kupas dalam edisi mendatang.

( Edi / Medi joy )

BAGIKAN :
!-- Composite Start -->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *