SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Gak Bisa Ngumpet, Buronan Kasus Korupsi DPRD Tual Dicokok Tim Tabur Kejaksaan di Depok

Gak Bisa Ngumpet, Buronan Kasus Korupsi DPRD Tual Dicokok Tim Tabur Kejaksaan di Depok

BAGIKAN :

CORPSNEWS,JAKARTA. – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok kembali berhasil mengamankan buronan kasus korupsi Pengadaan Makan Minum DPRD Tual Tahun Anggaran 2010.

Buronan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual atas nama sdri. Ade Ohoiwutun (51) yang beralamat di Jalan Citra Hutan Jati Damar, Kec. Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku, itu diamankan di Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok, pada Rabu (22/9/2021) pukul 15.20 WIB.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, akibat dari perbuatan sdri. Dra. Hj. M. Kabalmay (Sekretaris DPRD Kota Tual) selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Terpidana Ade Ohoiwutun selaku Bendahara Pengeluaran pada Sekretariat Kota Tual telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 3 miliar.

BACA JUGA:

 

Empat Pelaku Begal Sadis Berhasil Dilumpuhkan Sat Reskrim Polres Batu Bara

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor Nomor: 834 K/Pid.Sus/2017 tanggal 20 Februari 2018, Terpidana Ade Ohoiwutun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi Pengadaan Makan Minum DPRD Tahun Anggaran 2010.

Oleh karenanya Terpidana dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp200 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan 6 bulan serta pidana tambahan membayar uang pengganti Rp787 juta.

Jika uang pengganti tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah putusan maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang dan apabila tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 3 tahun.

“Terpidana Ade Ohoiwutun diamankan karena ketika dipanggil oleh Jaksa Eksekutor Kejari Tual,dia tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut,” kata Leonard dalam keterangan pers, Rabu (22/9/2021).

Yang bersangkutan kemudian dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil diamankan ketika pencarian diintensifkan bekerja sama dengan Tim Tabur Kejaksaan Agung.

“Terpidana dititip di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dan rencananya diberangkatkan ke Tual pada Kamis 23 September 2021 dengan menggunakan pesawat untuk dilaksanakan eksekusi,” ungkapnya.

Melalui program Tabur Kejaksaan, dia menghimbau kepada DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. ( GEMA )

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

!-- Composite Start -->