Terkait Proyek KA Cepat, Kejati Jabar Selamatkan Uang Negara Rp3,240 Triliun

SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :

CORPSNEWS,JAKARTA. – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada Rabu (22/9) menyelamatkan keuangan negara sekitar Rp3,240 triliun terkait proyek kereta api cepat.

Kajati Jawa Barat Asep N. Mulyana mengatakan penyelamatan uang negara tersebut dilakukan Kejati Jawa Barat saat melakukan pendampingan perkara bantuan hukum litigasi mewakili PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC) terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

BACA JUGA:

Setia Arimuladi Jelaskan Kewenangan Jaksa Agung Sebagai Penyidik Pelanggaran HAM Berat

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melalui Jaksa Pengacara Negara yang dipimpin Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jabar Wahyudi, SH.,MH mewakili perkara gugatan yang diajukan kepada PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC) di Pengadilan pada jalur yang dilewati proyek tersebut.

Dalam penjelasannya, pihak yang mengajukan gugatan adalah perusahaan-perusahaan maupun pribadi yang lahannya terimbas dari proyek tersebut dengan permintaan ganti rugi yang tidak sesuai dengan appraisal yang telah ditetapkan maupun status tanah yang ternyata fasilitas umum dan fasilitas sosial.

“Sepanjang tahun 2018 sampai dengan 2021  Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mewakili PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC),” ujarnya, Rabu (22/9).

BACA JUGA:

Irjen Napoleon Kawan Dekat jenderal KPK dan BIN, Perang Istana vs Teuku Umar Berlanjut?

Pada Tahun 2018 sebanyak delapan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp2,115 triliun.

Kemudian, Tahun 2019 sebanyak empat perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp758,760 miliar.

Selanjutnya, pada Tahun 2020 sebanyak sembilan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp338,179 miliar.

Sementara, Tahun 2021 sebanyak tiga perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp27,445 miliar.

“Prestasi dan pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan Kejaksaan untuk mempercepat dan mensukseskan pelaksanaan pembangunan Kereta Cepat Jakarta- Bandung maupun proyek-proyek nasional lainnya di Provinsi Jawa Barat” kata Kajati Jawa Barat Asep N. Mulyana. ( GemaNusantara  )

BAGIKAN :
!-- Composite Start -->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *