SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Kepala Pratu Ida Ditembak KKB Papua Dari Gunung Hingga Helm Tembus, Pelaku Sniper Profesional?

Kepala Pratu Ida Ditembak KKB Papua Dari Gunung Hingga Helm Tembus, Pelaku Sniper Profesional?

BAGIKAN :

CORPSNEWS, PAPUA. – Pratu Ida Bagus Putu, prajurit TNI yang gugur di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Selasa, 21 September 2021 pagi. Ternyata Pratu Ida Bagus tewas usai peluru dari Kelompok Kriminal bersenjata ( KKB )mengenai bagian kepala.

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Kristian Irreuw menjelaskan, pelaku penembakan itu merupakan segerombolan orang yang mengenakan loreng dari Papua Naguni.

BACA JUGA:

Miris! KKB Papua Kembali Bikin Onar, Prajurit TNI Tewas Saat Evakuasi Jasad Nakes Gabriela

 

“(Pakai baju loreng dan saru) Iya betul, kelompok KST yang ada di Pegunungan Bintang Pimpinan Lamek itu, loreng ini dari PNG,” kata Kristian Irreuw ketika dihubungi Merdeka,

Pihaknya menjelaskan, peluru yang diarahkan ke kepala Pratu Ida Bagus sebenarnya mengenai penutup kepala alias helm.

Namun peluru tersebut tetap menembuh tebalnya helm TNI lantaran jaraknya yang tidak terlalu jauh.

“Jadi itu memang tembakannya tepat di kepala, jadi kami juga koordinasi mau cek betul anggota pakai helm atau tidak,” ujar Kristian Irreuw.

Tahunya pakai helm, jadi kalau tidak salah di sebelah kiri, tepat. Nah kami juga masih mau cek ini pakai senapan apa, senjata apa yang dipakai,” sambungnya.

 

BACA JUGA:

Jemput Bola Pelayanan Adminduk Dukcapil TTS ke Desa Pisan

Diketahui dalam peristiwa penembakan yang terjadi, Personel Yonif 403/WP ini diserang saat mengamankan pendaratan helikopter yang akan mengevakuasi jasad tenaga kesehatan (nakes) Gabriela Meilan.

Lebih lanjut Kristian Irreuw memaparkan, KKB Papua menembak tim evakuasi dari TNI itu dari atas pegunungan.

Sehingga mereka dapat dengan mudah mengarahkan pucuk senjatanya ke arah bawah, di mana para prajurit TNI sedang melakukan evakuasi.

“Sementara yang kami dapat informasi itu tidak terlalu jauh. Tapi karena daerah ini pegunungan, mungkin yang pelaku ini betul-betul tersembunyi, sehingga bisa menembak anggota kami yang meninggal ini pada saat dibawa untuk mengamankan heli yang akan turun,” tandasnya.

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

!-- Composite Start -->