SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Ada Transaksi Aneh Di Rekening Tuti Amel, Petunjuk Seret Nama Ini

Ada Transaksi Aneh Di Rekening Tuti Amel, Petunjuk Seret Nama Ini

BAGIKAN :
ILUSTRASI TRANSAKSI

CORPSNEWS, SUBANG. –  Hampir 2 bulan kasus pembunuhan Tuti dan Amel di Jalancagak, Subang, Jawa Barat belum juga terungkap. Belakangan Polisi mulai fokus pada pelacakan transaksi di rekening Tuti dan Amel selaku bendahara yayasan miliknya.

Publik pasti bertanya-tanya, mengapa Polisi mulai mengarah ke transaksi rekening Tuti dan Amel?
Di satu sisi, pihak Yosef Hidayah –suami dan ayah korban– hingga kini justru mengaku belum siap atas data-data yang dibutuhkan untuk mencetak rekening koran rekening keduanya. Padahal 2 pekan lalu, dia melalui kuasa hukumnya menyatakan semua syarat sudah siap untuk diberikan ke Polisi.

 

BACA JUGA:

Fakta Baru Kasus Subang. Mulai Dari Saksi , Dalang Dan Pelaku Kapolres Ungkapkan Fakta Ini

 

Lantas, mengapa sikap Yosef berubah soal rekening anggota keluarganya itu? Apakah ada yang aneh.

Rekening Tuti dan Amel untuk apa?
Menurut analisa Anjas di Thailand, youtuber yang kerap berkutat intens menyoroti kasus ini, rekening koran keduanya cukup penting untuk diungkap. Sebab bisa jadi ada transaksi gelap yang dilakukan di luar framing yang coba dimunculkan pembunuh.

“Kita tahu selama ini framing menyebutkan pelaku tak mengambil perhiasan dan uang Rp30 juta di TKP. Melainkan hanya 3 alat telekomunikasi saja milik Amel. Apa hubungannya? Karena bisa jadi ini sengaja dilakukan untuk mengecoh penyelidikan,” kata dia dikutip Hops.id, Kamis 14 Oktober 2021.Maksudnya, lanjut dia, kemungkinan bisa jadi ada harta lebih besar yang diincar dari kedua korban, termasuk kemungkinan uang di dalam rekening.

“Reserse itu terlatih, mereka mengenyam pendidikan matang soal scientific, pasti mereka lebih tahu apa yang mesti dilakukan. Apalagi Polisi juga sebenarnya sudah mengantongi nama-nama yang dicurigai, namun mesti mengantongi dua alat bukti yang kuat untuk menetapkan tersangkanya,” kata dia lagi.

Rekening koran Tuti dan Amel juga diperlukan untuk memastikan apakah aliran dana yang selama ini dikatakan oleh sejumlah saksi benar atau tidak. Seperti pengakuan gaji Yoris –anak tertua Tuti dan kakak Amel, yang mendapat Rp12 juta per bulan. Kemudian Tuti dan Amel Rp10 juta masing-masing tiap bulan.

Sementara Yosef yang tak pernah diberikan pendapatan oleh kedua korban.

BACA JUGA:

Baku Hantam Atlet Tinju DKI Jil Mandagie Dengan Relawan PB PON XX

“Nah, siapa tahu ada transaksi mencurigakan yang bisa menjadi guidance, diarahkan ke mana?” katanya.

Sikap aneh Yosef
Di satu sisi, ada berkas yang belum dilengkapi oleh Yosef untuk mencetak rekening koran sebagai syarat yang dibutuhkan oleh bank. Syarat itu diduga adalah buku nikah yang hilang.

Adapun enam syarat lain, disebutkan sudah ada, namun hanya buku nikah yang belum ada. Andaipun hilang, maka masih dibutuhkan proses panjang untuk pencetakan ulang.

“Ada yang menarik dan penuh pertanyaan, terutama saat kuasa hukumnya Pak Yosef, Rohman Hidayah yang sepertinya memberi keterangan agak sedikit berbeda. Jadi 13 hari lalu dia bilang sudah lengkap dan sudah siap. Tapi kini, dia bilang belum siap,” kata Anjas. ( hops )

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

!-- Composite Start -->