SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Gudang Tua Di jakarta Utara Roboh, Sudah Lama Kosong,   Tapi Ada Orang Di Dalamnya

Gudang Tua Di jakarta Utara Roboh, Sudah Lama Kosong, Tapi Ada Orang Di Dalamnya

BAGIKAN :

CORPSNEWS,JAKARTA. – Bangunan gudang tua berlantai dua yang berada di jalan Kapuk Muara, Rw 01 Penjaringan Jakarta Utara roboh pada Rabu (13/10) malam. Anehnya warga malah heran atas robohnya gedung tua karena menimbulkan korban jiwa.

Keheranan tersebut disampaikan Ketua RW 01 kapuk Muara, Feli yang mengatakan dirinya mendapat kabar dari warga setempat yang mengatakan gudang tua bekas gudang berlantai dua roboh.Berdasarkan laporan yang di dapat Feli jika saat bangunan roboh ada korban yang terjepit diantara reruntuhan. Kesaksian warga menuturkan saat bangunan roboh ada dua orang di dalam bangunan tersebut.Satu orang berhasil menyelamatkan diri saat gudang tua roboh, dan satu orang lagi terhimpit puing bangunan tua yang menurut warga sudah kosong sejak 2013. Kondisi itulah yang membuat warga meminta petugas Damkar mengevakuasi korban terjepit.
“Beberapa warga bantu angkat cuma nggak bisa, saya buru-buru panggil damkar. Pas datang (damkar) kondisinya sudah nggak ada (meninggal),” katanya.

Ledakan Hebat Disertai Semburan Api di Koja Akibat Proyek Tiang Operator Internet

 

Gudang tua roboh kosong lama

Dijelaskan Feli jika gedung tua berlantai dua tersebut memang sudah kosong lama dan terbengkalai. Sejak 2013 gedung yang biasanya dijadikan gudang sudah tidak difungsikan.Terkait robohnya gedung tua berlantai dua tersebut belum diketahui pasti penyebabnya. Namun terdapat dua remaja yang menjadi korban dan salah satunya berinisial S (30) yang tewas karena mengalami luka parah.

Proses evakuasi yang dilakukan Damkar setempat harus memakan waktu sekira 3 jam untuk bisa mengeluarkan korban dari reruntuhan bangunan tersebut. Dalam evakuasi korban tersebut Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Sumarno mengungkap tidak terlalu sulit.

Namun dalam evakuasi yang menjadi kendala yakni struktur bangunan yang harus diperhitungkan matang oleh petugas. Karena terdapat satu tembok yang dinilai rawan runtuh dan berbahaya.

BACA JUGA:

Polisi Terus Menyelidiki Video Viral Begal Payudara di Cipayung, Polisi Olah TKP dan Amankan Rekaman CCTV

 

Karenanya proses evakuasi berjalan cukup lama mencapai 3 jam untuk bisa mengeluarkan korban dari reruntuhan bangunan tersebut.“Informasi korban duduk di samping tembok, tiba-tiba runtuh. Satu orang bisa menyelamatkan diri dan satu orang tidak terselamatkan,” Kata Sumarno saat dikonfirmasi Kamis (14/10/2021). (Baca juga; Terlambat Diperbaiki Sekolah di Karawang Roboh, Pembangunannya Cari CSR )

Proses evakuasi korban, berlangsung cukup lama sekitar tiga jam lama. Hal ini akibat material bangunan yang rawan ambruk. Saat ditemukan, korban mengalami luka parah setelah tertimpa reruntuhan bangunan.

“Sebenarnya kendala tidak terlalu sulit. Namun kita takut tembok di sebelah depan kita itu sudah miring dan hampir patah. Kita waswas menuju ke sana jadi evakuasi ini nggak kesulitan,” ujarnya. ( hops )

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

!-- Composite Start -->