Ancam Tempuh Jalur Hukum !! Pemuda Pancasila Minta Politikus PDIP Junimart Jangan Asal Ngomong, Harus Pahami Sejarah

SELAMAT DATANG DI CORPS NEWS 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :

Andy Boxer saat mendampingi Mayjend TNI Tatang Zaenudin dalam Muswil MPW PP DKI Jakarta

CORPSNEWS, JAKARTA – Semakin tingginya kecaman terhadap Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari fraksi PDIP Junimart Girsang berimbas sampai pada langkah demontrasi para kader dan anggota Pemuda Pancasila diseluruh daerah Indonesia, Pemuda Pancasila yang diperkirakan memiliki keanggotaan aktif sekitar 10juta di 33 provinsi sampai tingkat Ranting dan Anak Ranting belum lagi sayap-sayap organisasinya yang secara serentak menyerukan kecaman terhadap statemen Junimart Girsang, demikian yang disampaikan oleh seorang kader Pemuda Pancasila yang pernah menjabat sebagai struktur kepengurusan MPC PP Bidang Hankamnas bung Andy Boxer saat ditemui oleh awak media dibilangan Kuningan Jakarta Selatan (Rabu,24/11)

Kemudian bung Andy yang mulai bergabung dengan Pemuda Pancasila sejak masih berada dalam masa sekolah menengah tahun 1987 ini menambahkan, “Sejarah Perjalanan dan Perjuangan Pemuda Pancasila memiliki Garis Historis yang jelas dengan Perjalanan Sejarah dan Perjuangan Bangsa Indonesia sehingga menjadi ormas terbesar di Indonesia dan sebagai Pioneer Organisasi baik Organ Politik maupun Organ lainnya, diakui atau tidak Ormas PP telah melahirkan banyak figur-figur tokoh pejabat hingga pemimpin di negeri ini, banyak pejabat dan pemimpin yang belajar politik dan organisasi bernegara melalui keanggotaan nya di Pemuda Pancasila sebelum menjadi tokoh, pejabat negara atau membangun ormas baru bahkan organ politik, seperti alm. bang Edy Hartawan (Laskar Merah Putih), alm. bang Olo Panggabean (IPK) maupun alm. Bapak H. Fadholi (FBR) hingga tokoh-tokoh daerah dan sebagainya, semua bermuara atau setidak-tidaknya memiliki kedekatan kepada Pemuda Pancasila hingga timbul semboyan “Kami Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Dimana-mana”.

“Perihal dimana akhirnya ormas-ormas yang dibangun oleh abang-abang senior itu berbenturan dengan PP sendiri tidak lain karena “Kepentingan Politik/Kekuasaan” dengan berbagai alasan tersendiri serta kurangnya pemahaman sejarah dan kaderisasi kepada anggota barunya, lantas apa dasar bang Junimart Girsang mengeluarkan statemen yang Melukai dan Menyakitkan perasaan kami sebagai anggota dan kader sejati Pemuda Pancasila.” pungkas Andy Boxer.

“dia Buta atau bahkan Tuli yang tidak mampu melihat tingginya gunung dalamnya lautan hingga Junimart Girsang Buta Sejarah Perjalan Bangsa yang Berdampingan dengan Sejarah Perjuangan Pemuda Pancasila, pahami sejarah dulu baru kito pacak becakap dalam bahasa ibunya sebagai orang Sumatra..!!!.”Ujarnya.

Diakhir percakapan Andy menghimbau agar Junimart Girsang menarik ucapannya dan sebagai seorang figur agar mampu lebih bijak dalam berstatemen.

BACA JUGA:

Statement Ketua Komisi 2 DPR RI Junimart Girsang Menuai Protes

 

Sebelumnya Pemuda Pancasila (PP) menuntut politikus PDIP, Junimart Girsang, meminta maaf terkait pernyataannya yang meminta Kemendagri tak memberi izin kepada organisasi masyarakat itu.

Bahkan Pemuda Pancasila juga mengancam akan membawa kasus itu ke jalur hukum jika tuntutan permintaan maaf tak dipenuhi Junimart.

“Karena itu, sekali lagi, Saudara Junimart Girsang, saya minta untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada media massa dan Pemuda Pancasila,” kata Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution saat jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2021).

Razman mengatakan pihaknya menunggu niat baik dari Junimart Girsang. Dia juga membuka kemungkinan Pemuda Pancasila akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

“Karena saya selaku ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) PP Pusat, tentu akan melihat niat baik saudara. Jika saudara tidak mengambil sikap dan meminta maaf, maka kami akan melakukan tindakan hukum terhadap saudara. Bahwa saudara telah melalukan keonaran. Patut diduga menciptakan keonaran dan melakukan ujaran kebencian supaya orang benci kepada PP,” tegasnya.

Razman mengatakan pihaknya akan memberi tenggat kepada Juminart untuk minta maaf. Waktu yang diberikan itu selama 2×24 jam.

“Saya minta yang bersangkutan untuk segera, paling lama kita hitung secepatnya. Jangan lewat dari 2×24 Jam,” tutur dia.

Razman juga menambahkan saat ini dia akan terus berusaha membuka komunikasi dengan Junimart Girsang. Dia mengatakan Junimart harus bertanggung jawab atas ucapannya.

“Kita mau bicara dengan Junimart yang mengeluarkan statement ini. Siapa menuai menabur angin siapa yang menaruh badai. Sekarang saya ingatkan cepat minta maaf, luruskan. Sudah, clear. Kalau anda membuat statement terus orang marah terus risikonya apa? Dua, satu proses hukum, satu lagi kita mana tahu (reaksi) orang bawah,” sambungnya.

Junimart Minta PP Berbenah
Junimart sebelumnya mengatakan semestinya Pemuda Pancasila berbenah diri menertibkan anggotanya. Junimart mengatakan bentrokan yang terjadi antara Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug di Ciledug tak bisa ditolerir.

“Faktanya bikin recok dengan segerombolan beruniform ormas kok disebut oknum. Mestinya tertibkan dong anggotanya masing-masing,” kata Junimart disadur dari detik, (24/11).

“Lebih jauh lagi perlakuan kriminal di daerah Ciledug itu tidak bisa ditolerir. Harus diambil tindakan hukum konkret,” katanya.(RED/CORPS)

BAGIKAN :
!-- Composite Start -->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *